Anton Motor, Bengkel Mandiri Jln. Turi-Tempel Km 4,2 Satu Dekade Menjaring Asa Melayani Warga Turi

  • Jan 05, 2026
  • Arief Hartanto
  • Warta Bangunkerto

 

 

Usaha jasa otomotif  menjadi usaha yang banyak ditemui di masyarakat Sleman, salah satunya sebuah bengkel motor sederhana bernama Anton Motor tetap bertahan dan melayani masyarakat selama hampir satu dekade. Bengkel ini berlokasi di Jl. Turi–Tempel Km 4,2, Sidoharjo, Bangunkerto, Kapanewon Turi, Sleman, dan menjadi salah satu contoh usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang tumbuh secara mandiri dari bawah.

Anton Motor melayani berbagai servis ringan sepeda motor, mulai dari tambal ban, ganti oli, hingga perawatan rutin harian. Meski tampil sederhana, bengkel ini telah menjadi rujukan warga sekitar, terutama pengguna sepeda motor yang membutuhkan layanan cepat dan terjangkau buka tiap hari dan libur pada hari Jum’at.

Pemilik bengkel, Anton, menuturkan pada Minggu 4 Januari 2026 bahwa usahanya telah berjalan sekitar 10 tahun. Ia mengawali perjalanan usahanya bukan dari pendidikan formal atau pelatihan khusus, melainkan dari pengalaman lapangan.

“Awalnya saya ikut teman bekerja di bengkel yang ada di selatan Lapangan Ngablak. Dari situ saya belajar sedikit demi sedikit. Setelah ada kesempatan, saya meneruskan bengkel tersebut dan berdiri sendiri sampai sekarang,” ujar Anton saat ditemui di bengkelnya.

Anton mengakui bahwa dirinya belum pernah mengikuti pelatihan bengkel secara khusus. Seluruh kemampuan teknis yang dimilikinya diperoleh dari pengalaman langsung dan pembelajaran mandiri selama bertahun-tahun.

“Semua saya pelajari dari pengalaman. Kalau ada kendala, ya belajar lagi, tanya-tanya, atau mencoba sendiri,” katanya.

Dalam hal penyediaan suku cadang, Anton Motor berupaya menyesuaikan dengan kemampuan ekonomi pelanggan. Untuk kebutuhan umum, bengkel ini menyediakan spare part dan bahan dengan harga relatif terjangkau. Sementara untuk onderdil tertentu yang harganya cukup mahal, Anton memilih untuk membelinya langsung di toko onderdil sesuai permintaan konsumen.

“Kalau yang mahal biasanya saya belikan langsung di toko, supaya pelanggan juga tahu kualitas dan harganya jelas,” jelasnya.

Meski usahanya telah berjalan lama, Anton mengakui bahwa manajemen keuangan masih dilakukan secara sederhana. Pencatatan pemasukan dan pengeluaran belum dilakukan secara rinci dan sistematis.

“Selama ini ya masih sederhana. Yang penting bisa jalan, cukup untuk kebutuhan keluarga dan operasional bengkel,” ungkapnya dengan jujur.

Anton sendiri merupakan seorang ayah muda dengan dua orang anak. Di sela kesibukannya mengelola bengkel, ia juga memikul tanggung jawab sebagai tulang punggung keluarga dengan istri karyawan apotik di Kendal. Usaha bengkel inilah yang menjadi sumber utama penghidupan keluarganya.

 Dengan ketekunan, kemandirian, dan kepercayaan pelanggan yang terus terjaga, Anton Motor menjadi bukti bahwa usaha kecil yang dibangun dari pengalaman dan kerja keras mampu bertahan dan memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya.

 

Arief Hartanto KIM Kertomandiri Turi    UMKM   Otomotif