Galang Donasi PCM Turi Untuk Bencana Sumatra Sementara Telah Terkumpul Rp. 42 Juta
- Dec 14, 2025
- Arief Hartanto
- Warta Turi
Turi, KIM Kertomandiri
Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Turi kembali menyelenggarakan Kajian Ahad Kliwon pada Ahad, 14 Desember 2025 atau bertepatan dengan 25 Rajab 1447 Hijriah. Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kekhidmatan tersebut tidak hanya menjadi forum penguatan ideologi dan dakwah, tetapi juga momentum penting penggalangan dana kemanusiaan bagi saudara-saudara yang terdampak bencana di wilayah Sumatra.
Kajian yang dipusatkan di lingkungan Gedung Dakwah Muhammadiyah Turi dengan SD Muhammadiyah Balerante selaku penyelenggara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan persyarikatan, pimpinan dan pegawai amal usaha Muhammadiyah, serta jamaah pengajian dari berbagai ranting di Kapanewon Turi. Meski hujan sempat mengguyur sejak pagi, antusiasme jamaah tidak surut, menunjukkan semangat solidaritas dan kepedulian sosial yang tinggi.
Ketua PCM Turi, Drs. Bambang Rahmanto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara serta seluruh jamaah yang tetap hadir dan berpartisipasi aktif. Ia menekankan bahwa semangat keikhlasan menjadi kunci utama dalam setiap gerak langkah Muhammadiyah, baik dalam beribadah, bermusyawarah, maupun berbagi kepada sesama. Mengutip pesan KH. Ahmad Dahlan, Bambang menegaskan bahwa keterbatasan, kondisi cuaca, bahkan kesempitan materi tidak boleh menghalangi semangat untuk berinfak dan menolong sesama demi kebahagiaan dunia dan akhirat.
Pada kesempatan tersebut, PCM Turi juga menyampaikan laporan sementara penggalangan dana kemanusiaan untuk korban bencana di Sumatra. Hingga kegiatan Kajian Ahad Kliwon berlangsung, dana yang berhasil dihimpun dari warga Muhammadiyah Turi mencapai Rp42.000.000 dan masih terus bertambah. Seluruh donasi tersebut dikoordinasikan melalui Lazismu Turi untuk selanjutnya disalurkan ke daerah terdampak sesuai kebutuhan mendesak para korban.
Sementara itu, narasumber kajian, Dr. H. Gita Danu Pranata, MM, menyampaikan bahwa tema Milad ke-113 Muhammadiyah, “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”, harus diwujudkan dalam aksi nyata, salah satunya melalui gerakan filantropi dan kepedulian sosial. Menurutnya, penggalangan dana yang dilakukan PCM Turi merupakan contoh konkret pengamalan Risalah Islam Berkemajuan yang tidak berhenti pada tataran wacana.
Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah sejak awal berdiri telah menjadikan kerja-kerja kemanusiaan sebagai bagian tak terpisahkan dari dakwah. Semakin bertambah usia, Muhammadiyah justru semakin menunjukkan kematangan dan kekuatan perannya dalam menjawab persoalan umat dan bangsa. “Gerakan menolong korban bencana adalah wujud nyata Islam yang mendorong kemajuan dan kesejahteraan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dr. Gita Danu menjelaskan bahwa Risalah Islam Berkemajuan menempatkan penguatan tauhid sebagai fondasi, sekaligus mendorong amal sosial sebagai manifestasi keimanan. Melalui sinergi antara pimpinan, amal usaha, dan jamaah, Muhammadiyah Turi diharapkan terus konsisten menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas, terutama dalam situasi darurat kemanusiaan. Arief Hartanto KIM Kertomandiri Turi