Kapanewon Turi Raih Juara 3 Pameran Pendidikan, Usung Semangat “Nyawiji Sembada Mandhegani” di KPI 2026

  • Jul 03, 2026
  • Arief Hartanto
  • Warta Turi

Turi, KIM Kertomandiri 

Kapanewon Turi menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara III Stand Terbaik dalam Pameran Sleman Sembada Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman pada rangkaian Konferensi Pendidikan Indonesia (KPI) 2026 yang berlangsung di Auditorium Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Rabu-Kamis (1-2/7/2026).

Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang yang mengusung tema “Membangun Ekosistem Pendidikan untuk Masyarakat Sembada”, sebuah gerakan bersama untuk mendorong transformasi pendidikan Indonesia melalui kolaborasi berbagai pihak.

Stand Kapanewon Turi tampil dengan mengangkat tema “Turi Nyawiji Sembada Mandhegani”, yang menggambarkan semangat persatuan dan gotong royong seluruh elemen masyarakat dalam memajukan pendidikan.

Berbagai inovasi dan praktik baik di bidang pendidikan dipamerkan, mulai dari kolaborasi sekolah, komunitas, hingga peran masyarakat dalam mendukung pendidikan inklusif dan berkelanjutan.

Konferensi Pendidikan Indonesia 2026 menjadi forum penting yang mempertemukan ratusan tokoh pendidikan dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka berdiskusi mengenai empat isu strategis yang menjadi tantangan dunia pendidikan saat ini, yakni krisis iklim, pemerataan kualitas pendidikan, adaptasi teknologi, serta tata kelola anggaran yang inklusif.

Dalam forum tersebut, transformasi pendidikan ditekankan sebagai tanggung jawab bersama yang tidak hanya melibatkan pemerintah dan sekolah, tetapi juga keluarga, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan komunitas.

Salah satu isu yang mendapat perhatian serius adalah masih tingginya angka anak tidak sekolah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Data menunjukkan terdapat lebih dari 4.000 anak yang belum mendapatkan akses pendidikan secara optimal.

Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sleman mengembangkan inovasi Gerakan Andum Handarbeni Penanganan Anak Tidak Sekolah (Gandheng ATS). Program ini dirancang untuk mendampingi anak-anak yang putus sekolah agar dapat kembali memperoleh layanan pendidikan sesuai kebutuhan mereka.

Selain itu, Pemkab Sleman juga mengoptimalkan peran 30 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebagai jalur pendidikan alternatif yang lebih fleksibel dan adaptif bagi anak-anak yang tidak dapat mengikuti pendidikan formal.

“ Keberhasilan Kapanewon Turi meraih Juara III dalam pameran pendidikan menjadi bukti bahwa kolaborasi dan inovasi di tingkat wilayah mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pendidikan di Kabupaten Sleman khususnya di kapanewon Turi” tutur Siti Nurjanah dari Turi.

Penghargaan tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh pemangku kepentingan di Turi untuk terus menghadirkan program-program pendidikan yang berpihak pada anak, inklusif, dan berorientasi pada masa depan.

Prestasi Kapanewon Turi di ajang ini menjadi bukti bahwa semangat “Nyawiji Sembada Mandhegani” bukan sekadar slogan, melainkan gerakan nyata dalam membangun ekosistem pendidikan yang maju, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.