KIM UMKM Kertomandiri Gelar Pertemuan Rutin, Bahas Pengembangan Potensi dan Agenda Lomba Petunra

  • Sep 21, 2025
  • Arief Hartanto
  • Warta Turi

Turi,

Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) UMKM Kertomandiri Turi kembali menggelar pertemuan rutin yang dirangkai dengan acara arisan dan Simpan pinjam anggota. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu Kliwon, 20 September 2025 bertempat di kediaman Ibu Purisada, Dusun Candi, Kalurahan Bangunkerto, Kapanewon Turi, Sleman.

Pertemuan ini menjadi ajang penting bagi anggota KIM untuk berbagi informasi, merumuskan rencana kerja, serta mempererat silaturahmi antar anggota, sekaligus menunjukkan eksistensi KIM sebagai pilar informasi dan pemberdayaan masyarakat di tingkat bawah.

Dalam sambutannya, Sekretaris KIM Turi, Suharno, B.A., menyampaikan berbagai kegiatan dan peran KIM yang telah dilaksanakan baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Ia juga menyinggung mengenai rencana lomba Petunra (Pentas Seni dan Budaya Tradisional) tingkat kabupaten yang akan digelar dalam waktu dekat.

“Tahun lalu, KIM Turi berhasil menjadi juara dalam lomba Petunra tingkat Kabupaten Sleman. Tahun ini kita harus mempertahankan prestasi itu. Kita sudah dikenal sebagai KIM yang aktif dan berkualitas, tentu harus kita jaga bersama,” ujar Suharno di hadapan puluhan anggota yang hadir.

Lebih lanjut, Suharno mendorong agar para anggota tetap aktif dalam menyebarluaskan informasi pembangunan, serta terus menggali potensi lokal yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“KIM tidak hanya berbicara soal informasi, tapi juga tentang penguatan ekonomi kerakyatan, pemberdayaan UMKM, serta pembangunan berbasis potensi lokal,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua KIM Turi, Winarta, dalam paparannya menekankan pentingnya inovasi dalam bidang pertanian dan peternakan. Ia memperkenalkan konsep pengembangan ayam KUB (Kampung Unggul Balitnak) yang menghasilkan telur omega, serta sistem pertanian hidroponik sebagai alternatif pertanian ramah lingkungan yang cocok diterapkan di wilayah Turi.

“Ayam KUB bisa menjadi alternatif usaha ternak bagi masyarakat. Selain lebih tahan penyakit, ayam ini juga menghasilkan telur omega yang bernilai jual lebih tinggi dan sangat potensial dikembangkan” ujar Winarta.

“Sedangkan hidroponik bisa menjadi solusi pertanian modern dengan lahan terbatas. Banyak generasi muda mulai tertarik, tinggal bagaimana kita menyiapkan pelatihan dan pendampingan,” imbuhnya.

Kegiatan rutin ini juga diisi dengan arisan sebagai bentuk kebersamaan ekonomi antar anggota, serta program sosial Kotak Senyum yang ditujukan untuk membantu anggota atau warga sekitar yang sedang mengalami kesulitan. Program ini digerakkan secara swadaya oleh anggota KIM sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian sosial.

Dengan semangat gotong royong dan penguatan komunitas lokal, KIM UMKM Kertomandiri Turi terus menegaskan perannya sebagai agen perubahan di masyarakat. Dari wilayah lereng Merapi yang sejuk, kelompok ini terus tumbuh sebagai pusat informasi, inovasi, dan kepedulian sosial yang nyata.

Arief Hartanto KIM kertomandiri Turi