Pelestarian Krawitan Puspito Laras, Donokerto Bangun Regenerasi Seniman Tradisi

  • Jul 18, 2026
  • Arief Hartanto
  • Warta Donokerto

Upaya melestarikan seni tradisi terus digencarkan di Kabupaten Sleman. Salah satunya melalui kegiatan Penyelenggaraan Event Penggiat Seni Fasilitasi Kesenian Krawitan Puspito Laras yang digelar di Kalurahan Donokerto, Kapanewon Turi pada Jum’at malam 17 uli 2026. Kegiatan yang didukung Dana Keistimewaan (Danais) DIY Tahun 2026 ini menjadi ruang pembinaan sekaligus regenerasi bagi para pelaku seni karawitan di tingkat kalurahan.

Acara dihadiri Lurah Donokerto Waluyo Jati ST, Panewu Turi Joko Susilo SP MSi, Kepala Bidang Kebudayaan Kabupaten Sleman Diki Nugraha SE MC.Dev, serta jajaran pengurus dan anggota Paguyuban Seni Karawitan Puspito Laras. Sejumlah tokoh masyarakat dan pecinta seni tradisi juga tampak memenuhi lokasi kegiatan.

Para pengrawit dengan suasana hangat terasa ketika dalam mempersiapkan penampilan, Denting saron, bonang, dan kendang yang dimainkan secara perlahan menjadi pertanda dimulainya kegiatan pelestarian budaya tersebut.

Dalam sambutannya, Lurah Donokerto Waluyo Jati menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota paguyuban yang tetap konsisten menjaga keberlangsungan seni karawitan di tengah derasnya perkembangan budaya modern.

Senada dengan itu, Panewu Turi Joko Susilo menilai seni tradisi memiliki nilai penting dalam membangun karakter masyarakat. Menurutnya, pelestarian budaya bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

 Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Kabupaten Sleman, Diki Nugraha, mengatakan Dana Keistimewaan DIY memang diarahkan untuk memperkuat ekosistem kebudayaan, termasuk memberikan ruang bagi komunitas seni di tingkat desa agar mampu berkembang secara berkelanjutan.

Menurut Sri Sumiyati salah satu waranggono Puspito Laras menuturkan "Karawitan merupakan warisan budaya yang tidak boleh berhenti pada generasi sekarang. Melalui kegiatan seperti ini kami berharap muncul bibit-bibit seniman muda yang mencintai budaya Jawa serta siap meneruskannya," ujarnya.

 Rangkaian kegiatan diisi dengan penampilan karawitan oleh Paguyuban Puspito Laras yang membawakan sejumlah gending Jawa. Permainan para pengrawit mendapat sambutan hangat dari tamu undangan dan masyarakat yang hadir. Kekompakan antarpenabuh serta kualitas penyajian menunjukkan bahwa kelompok seni ini terus menjaga standar musikalitas sekaligus melestarikan pakem karawitan Jawa.

Melalui penyelenggaraan event ini, menjadi sinergi antara pemerintah, komunitas seni dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat keberadaan karawitan sebagai identitas budaya yang tetap relevan di tengah perubahan zaman.

Arief Hartanto KIM Kertomandiri Turi     Kesenian Tradisi