Tingkatkan Kapasitas Literasi Digital, KIM Kertomandiri Turi Gelar Pelatihan Jurnalistik
- Jun 18, 2025
- Arief Hartanto
- Warta Turi
Turi, KIMkertomandiri
Dalam upaya meningkatkan kemampuan literasi media dan keterampilan jurnalistik warga, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kertomandiri Turi menggelar pelatihan jurnalistik, Sabtu (14/6/2025), bertempat di Warunge Simbok, Kemirikebo, Girikerto, Turi.
Kegiatan ini dibuka oleh Panewu Turi, Joko Susila, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran informasi dalam pembangunan.
“Informasi adalah pilar utama penyiaran dan juga pembangunan. Saya berharap pelatihan ini dapat menjadikan KIM sebagai pusat dinamika sosial, rumah industri kreatif, serta pusat informasi UMKM. Tapi ingat, tetap pegang teguh kode etik jurnalistik,” pesannya.
Pelatihan menghadirkan dua narasumber. Materi pertama disampaikan oleh Syarif dari Tribun Jogja, yang membahas dasar-dasar jurnalistik dan media massa. Beberapa poin yang disampaikan adalah sejarah dan pengertian media massa (pers), fungsi media massa: pengawasan, korelasi, pendidikan, dan hiburan, dan pengertian jurnalistik dan prinsip kerjanya: akurat, terverifikasi, berimbang, dan bebas dari opini pribadi jurnalis.
Materi berikutnya disampaikan oleh Widi Setiono dari RBTV yang membahas teknik pembuatan konten visual untuk media sosial. Materi ini mencakup teknik pengambilan foto dan video yang menarik untuk platform media sosial, tujuan presentasi visual: menarik perhatian, membangun branding, dan meningkatkan keterlibatan audiens, dan karakteristik platform digital seperti Instagram, TikTok, dan YouTube, serta peralatan dasar seperti smartphone berkamera baik dan aplikasi editing.
Selain itu, dibahas juga tentang teknik pengambilan gambar: stabilisasi kamera, pencahayaan cukup, komposisi seimbang, tips editing video pendek: memotong bagian tak penting, menambahkan teks, menggunakan musik tren, ide konten populer dan kesalahan umum yang harus dihindari, seperti kamera goyang, audio buruk, durasi terlalu panjang.
Widi juga menggarisbawahi mengenai pentingnya membuat kalender konten dan membangun interaksi dengan audiens.
Ia juga mengajak peserta membuat konten otentik, bernilai, dan konsisten, serta berani bereksperimen.
Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif, dan ditutup dengan doa bersama. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi bekal penting bagi anggota KIM dan masyarakat untuk menghasilkan konten yang informatif, bertanggung jawab, dan menarik. (Suharno/KIM Kertomandiri Turi)