Jumat Barokah Masjid At-Taqwa Sidoharjo, 200 Porsi Makanan Dibagikan untuk Jamaah dan Warga
- Jul 03, 2026
- Arief Hartanto
- Warta Bangunkerto
KIM Kertomandiri Turi
Semangat berbagi dan mempererat ukhuwah terus tumbuh di Masjid At-Taqwa Sidoharjo Turi yang terletak di jalan Turi-Tempel KM 4,4 melalui kegiatan Jumat Barokah yang rutin digelar setiap pekan. Pada Jumat (3/7/2026), sebanyak 200 porsi makanan kembali dibagikan kepada jamaah dan masyarakat sekitar setelah pelaksanaan salat Jumat.
Program yang telah berjalan secara istiqamah sekitar 5 tahun ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial warga dan jamaah Masjid At-Taqwa. Menariknya, seluruh kebutuhan makanan dalam kegiatan tersebut ditanggung secara bergiliran oleh dua hingga empat keluarga pada setiap pelaksanaannya.
Program Jumat Barokah lahir dari semangat kebersamaan dan keinginan untuk menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Alhamdulillah, hingga saat ini antusiasme warga untuk menjadi donatur sangat tinggi. Setiap pekan selalu ada keluarga yang bersedia menanggung konsumsi untuk 200 porsi makanan. Bahkan, jadwal donatur sudah terisi beberapa waktu ke depan,” ujar Titik K salah satu jama’ah masjid yang turut membagikan makanan.
Menurutnya, keterlibatan dua hingga empat keluarga dalam setiap giliran pembagian makanan menunjukkan kuatnya semangat gotong royong di lingkungan Sidoharjo. Selain meringankan beban masing-masing keluarga, pola tersebut juga membuka kesempatan bagi lebih banyak warga untuk berpartisipasi dalam kegiatan sedekah.
Usai salat Jumat, sejumlah ibu-ibu jama’ah masjid tampak sigap membagikan paket makanan kepada jamaah yang keluar dari masjid. Tidak sedikit warga sekitar yang turut menerima berkah tersebut, termasuk para pekerja, pedagang, dan masyarakat yang melintas di sekitar masjid.
Salah seorang jamaah mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut. Menurutnya, Jumat Barokah bukan hanya sekadar pembagian makanan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarsesama.
“Setelah salat Jumat kami bisa makan bersama, saling menyapa, dan merasakan kebersamaan. Semoga kegiatan ini terus berjalan dan menginspirasi masjid-masjid lainnya,” katanya.
Program Jumat Barokah di Masjid At-Taqwa Sidoharjo juga menjadi bukti bahwa budaya berbagi dapat tumbuh dari lingkungan yang sederhana ketika dibangun dengan semangat keikhlasan dan kebersamaan. Melalui kontribusi bergiliran dari para keluarga donatur, kegiatan ini terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Takmir masjid berharap program tersebut dapat terus berlangsung dan semakin banyak warga yang tergerak untuk ikut berbagi. Dengan semangat sedekah dan gotong royong, Masjid At-Taqwa Sidoharjo berupaya menghadirkan masjid yang tidak hanya makmur dengan ibadah, tetapi juga memberi manfaat dan keberkahan bagi lingkungan sekitarnya.
Arief Hartanto KIM Kertomandiri Turi Keagamaan Sosial