KWT Turi Putih Ngaglik Ikuti Pelatihan Olahan Daging Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman
- Apr 30, 2026
- Arief Hartanto
- Warta Sembada
Ngaglik
Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman dalam upaya pembinaan Kelompok Wanita Tani di Sleman adakan pelatihan yang merupakan bagian dari agenda “Pelatihan Olahan Daging” yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Bina Usaha Peternakan.
Hal ini seperti nampak di Kelompok Wanita Tani (KWT) Turi Putih, Danikerto, Sariharjo, Ngaglik, mengikuti kegiatan pelatihan olahan daging sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat berbasis pokok pikiran (Pokir) DPRD Sleman. Kegiatan yang berlangsung pada rangkaian Rabu 29 April 2026 di balai RW setempat. Hal ini menjadi upaya konkret meningkatkan keterampilan dan nilai tambah produk pangan rumah tangga.
Sementara itu, Ir. Esni Jarot P dari Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Sleman menyampaikan bahwa “ pelatihan ini merupakan bagian dari strategi peningkatan kapasitas usaha kecil berbasis kelompok dan memastikan bahwa pelaku usaha di tingkat KWT memiliki standar produksi yang baik sekaligus mampu mengembangkan usaha secara” .
Fokus kegiatan yang dilaksanakan menitikberatkan pada penguatan kapasitas anggota KWT dalam mengolah bahan dasar daging menjadi produk bernilai ekonomis. Materi yang diberikan mencakup kebijakan pembangunan daerah, keamanan pangan, pemasaran digital, hingga penanganan penyakit bawaan pangan asal hewan.
Pentingnya pemberdayaan kelompok wanita tani sebagai pilar ekonomi keluarga dimana melalui pelatihan ini, ibu-ibu KWT tidak hanya mampu memproduksi olahan daging, tetapi juga memahami aspek keamanan pangan dan pemasaran sehingga produknya bisa bersaing di pasar.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pelatihan teknis berupa praktik langsung pembuatan berbagai produk olahan seperti abon, nugget ayam, dimsum, hingga kue berbahan dasar daging. Kegiatan praktik ini dipandu oleh tim profesional dari Sanggar Anak Bumi.
Selain itu, peserta juga dibekali materi digital marketing oleh praktisi, guna memperluas jangkauan pemasaran produk melalui platform online. Hal ini dinilai penting seiring perkembangan tren penjualan berbasis digital yang semakin dominan.