Kampanyekan Gerakan Minim Sampah Plastik, Ratusan Warga Sleman Meriahkan Jalan Sehat Milad ke-109 ‘Aisyiyah

  • Jul 14, 2026
  • Arief Hartanto
  • Warta Wonokerto

 

Memperingati hari lahirnya yang ke-109, Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Wonokerto 2, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman, menggelar kegiatan jalan sehat lintas generasi pada Minggu (12/7/2026). Selain mengampanyekan gaya hidup sehat dan mempererat tali silaturahmi, aksi olahraga bersama ini menarik perhatian karena turut membawa misi pelestarian lingkungan dengan meminimalkan penggunaan sampah plastik sekali pakai.

Acara yang dipusatkan di halaman Masjid Ash-Sholeh, Garongan, Wonokerto ini diikuti oleh sedikitnya 250 peserta yang terdiri dari anak-anak, remaja, hingga kelompok lanjut usia. Antusiasme warga Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah setempat terlihat sejak pagi hari saat memadati area garis start untuk menyusuri rute pedesaan yang asri.

Ketua PRA Wonokerto 2, Sri Wulanti, menyampaikan bahwa milad kali ini menjadi momentum penting bagi organisasi perempuan Muhammadiyah tersebut untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui aksi-aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan sosial warga.

“Milad ‘Aisyiyah kami maknai sebagai momentum untuk semakin mendekatkan organisasi dengan masyarakat. Jalan sehat ini menjadi ruang silaturahmi bagi seluruh warga, dari anak-anak hingga orang tua, sehingga kebersamaan yang telah terjalin dapat terus dipelihara,” ujar Sri Wulanti di sela-sela kegiatan.

Dalam pelaksanaannya, para peserta menempuh rute yang dimulai dari Masjid Ash-Sholeh, melintasi wilayah Cepit, Gardu Projayan, kawasan permukiman Garongan, Pasar Ikan, hingga kembali ke titik semula. Untuk menjamin kedisiplinan rute, panitia menyiagakan tiga pos pemeriksaan di sepanjang jalur guna membubuhkan tanda khusus kepada para peserta yang melintas.

Misi penyelamatan lingkungan yang diusung dalam jalan sehat ini ditunjukkan dengan imbauan keras dari panitia agar seluruh peserta membawa botol minum atau tumbler pribadi dari rumah. Langkah ini dinilai efektif untuk menekan volume penumpukan sampah plastik pasca-acara yang kerap menjadi masalah klasik dalam setiap kegiatan massal.

Sekretaris panitia, Indryasari Widiyanti, menjelaskan bahwa kampanye lingkungan ini direspons positif oleh warga. Sebagai gantinya, panitia secara gotong royong menyediakan belasan dispenser air minum isi ulang dan teh manis hangat di area utama kegiatan.

“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya menyehatkan, tetapi juga mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan. Karena itu peserta diminta membawa botol minum sendiri, sementara panitia menyediakan air minum isi ulang dan teh manis di lokasi,” jelas Indryasari Widiyanti.

Kelancaran agenda ini didukung penuh oleh sinergi berbagai elemen, mulai dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Wonokerto 2 yang dipimpin oleh Sarno, Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), hingga pengamanan dari personel Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) dan Linmas setempat. Tim medis yang digerakkan oleh kader kesehatan ‘Aisyiyah juga disiagakan untuk memantau kondisi fisik peserta lansia.

Setibanya di garis finis, acara dilanjutkan dengan pembacaan sejarah singkat berdirinya organisasi ‘Aisyiyah oleh Kusmiyati, pembagian konsumsi sehat, serta pengundian puluhan hadiah hiburan menarik. Melalui kegiatan sederhana yang sarat makna ekologis dan sosial ini, PRA Wonokerto 2 berharap nilai-nilai dakwah kemasyarakatan ‘Aisyiyah yang telah dirintis sejak 19 Mei 1917 dapat terus hidup dan relevan di era modern.

(Arief Hartanto/KIM Kertomandiri Turi).

 
Post