Membangun Kader Unggul Dalam Aisyiyah Cadre Camp di Bumi Perkemahan Jaka Garong, Dihadiri Fajar Riza Ul Haq, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Sleman,
- Jul 07, 2025
- Arief Hartanto
- Warta Wonokerto
Sabtu 5 Juli 2025 bertempat di Bumi Perkemahan Jaka GarongGarongan Wonokerto Turi Sleman digelar acara ‘Aisyiyah Cadre Camp (ACC) yang dihadiri oleh 548 peserta dari 68 regu yang tergabung dalam 25 Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah dari seluruh Indonesia.
Acara ini dibuka oleh Ketua Majelis Pembinaan Kader Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah (MPK PP ‘Aisyiyah), Mami, yang menekankan pentingnya Cabang dan Ranting sebagai barisan terdepan eksistensi 'Aisyiyah.
“Cabang dan Ranting menjadi program strategis nasional karena keberadaannya akan dirasakan betul oleh masyarakat,” ungkap Mami dalam sambutannya. Ia menambahkan bahwa ACC merupakan langkah untuk menguatkan dan mengembangkan 'Aisyiyah di tingkat Cabang dan Ranting, serta menjadi model sistem perkaderan yang dapat diterapkan di berbagai tingkatan.
Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, yang memberikan apresiasi terhadap kegiatan perkaderan dan menekankan peran penting kaum perempuan dalam menjaga dan memperbaiki lingkungan. “Ibu adalah rahim peradaban dan kebudayaan, yang melahirkan serta mendidik anak-anak menjadi manusia berakhlak baik,” tegasnya.
Fajar Riza Ul Haq, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah dalam kesempatan tersebut mengapresiasi kegiatan perkaderan ACC yang dilaksanakan MPK PP ‘Aisyiyah. Menurut Riza kaum perempuan punya peran kuat terkait lingkungan. “Betapa besar peran kaum perempuan bisa mengubah banyak hal yang sifatnya sederhana untuk membentuk kebiasaan baik. Peran ibu-ibu di keluarga, di masyarakat menjadi sangat menentukan untuk perbaikan lingkungan hari ini dan di masa depan,” tegasnya.
Ibu secara filosif disebut Riza adalah rahim peradaban, ibu juga rahim kebudayaan karena ibulah yang melahirkan dan mendidik anak-anak menjadi manusia yang punya akhlak yang baik. Oleh karena itu, Kementerian disebut Riza sangat menyadari peran penting para perempuan yakni ibu sebagai jantung keluarga serta sekolah pertama buat semua anak termasuk terkait isu lingkungan.
Lingkungan disebut Riza menjadi salah satu tujuan pembelajaran Kemendikdasmen agar anak peka atas lingkungan sekitar. Lingkungan memiliki berbagai permasalahan yang kompleks termasuk terkait manusianya. “Kita semua bagian dari ekosistem, bukan mensubordinasi ekosistem maka manusia harus jadi bagian dari lingkungan sekitar.”
Acara yang dilaksanakan dengan kerjasama Hizbul Wathan ini juga menjadi ajang peluncuran mars ‘Aisyiyah Cadre Camp yang diiringi oleh nyanyian seluruh kader. Ketua Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Siti Aisyah, menyatakan bahwa ACC adalah inovasi kaderisasi yang mengedepankan metode menyenangkan dan menggembirakan. “Ini adalah bagian integral dari proses kaderisasi yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas kader,” jelasnya.
Nampak juga undangan dari berbagai stake holder Muhammadiyah dan Aisyiyah dari Wilayah, Daerah dan Cabang, Pemerintah Kapanewon Turi, Desa Wonokerto dan jajaran serta lainnya di tengah asrinya Bumi Perkemahan Jaka Garong.
Acara diakhiri dengan simbolis pembunyian angklung oleh Pimpinan Aisyiyah , Wakil Menteri Pendidikan Dasar Menengah, Sekretaris Daerah Sleman Susmiarto MM, menandai dimulainya ACC yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan ‘Aisyiyah di seluruh Indonesia.
Arief Hartanto KIM Kertomandiri Turi,