Rahasia Sehat Holistik: Dr. Zaenal Sofro Ajak Masyarakat Rawat Hati, Pikiran, dan Tubuh Secara Seimbang

  • Jul 12, 2026
  • Arief Hartanto
  • Warta Turi

Turi, KIM Kertomandiri

Menjaga kesehatan tidak cukup hanya dengan mengonsumsi makanan bergizi atau berolahraga. Kesehatan sejati juga ditentukan oleh keseimbangan hati, pikiran, serta kedekatan spiritual kepada Allah SWT. Pesan tersebut disampaikan Dr. dr. Zaenal Muttaqien Sofro, Circ&Med, AIFM, dosen Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FKKMK UGM), dalam Kajian Ahad Kliwon yang digelar di Ngablak Kapanewon Turi, Sleman, Ahad (12/7/2026).

Di hadapan jamaah, dr. Zaenal menjelaskan bahwa konsep kesehatan holistik memandang manusia sebagai satu kesatuan utuh antara jasmani, psikologis, sosial, dan spiritual. Menurutnya, banyak penyakit kronis berawal dari gaya hidup yang tidak seimbang serta lemahnya kemampuan mengelola hati dan emosi.

"   mengasah jiwa. Ketika hati tertata, pikiran menjadi jernih dan tubuh pun bekerja lebih optimal," ujar dr. Zaenal.

Ia menekankan pentingnya menjaga fungsi tubuh melalui kebiasaan sederhana, seperti memperbanyak minum air putih, tidak duduk terlalu lama, rajin bergerak, serta memanfaatkan gerakan salat sebagai aktivitas fisik yang membantu melancarkan sirkulasi darah.

Menurutnya, tubuh manusia diciptakan dengan mekanisme yang sangat sempurna. Karena itu, manusia perlu mensyukuri nikmat tersebut dengan menerapkan pola hidup sehat sekaligus memperkuat keimanan.

Dalam paparannya, dr. Zaenal juga mengajak jamaah memahami bahwa Al-Qur'an tidak hanya menjadi pedoman ibadah, tetapi juga memberikan inspirasi untuk menjaga kesehatan. Ia mengutip sejumlah ayat, di antaranya Surah Ali Imran ayat 190-191, Ali Imran ayat 159, Al-Hajj ayat 46, dan Az-Zariyat ayat 21, yang mendorong manusia untuk berpikir, mengenali dirinya, serta menumbuhkan kelembutan hati.

"Yang sesungguhnya buta bukanlah mata, melainkan hati yang ada di dalam dada. Karena itu, kesehatan hati harus menjadi perhatian utama," tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya disiplin waktu, mengendalikan emosi, serta membangun sikap optimistis dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Menurutnya, stres berkepanjangan dan emosi yang tidak terkendali dapat memengaruhi kesehatan fisik maupun mental.

Kajian yang berlangsung hangat tersebut mendapat sambutan antusias dari peserta. Di akhir kegiatan peserta diajak menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai motivasi untuk menerapkan pola hidup sehat secara menyeluruh, tidak hanya melalui perawatan fisik, tetapi juga dengan memperkuat ibadah, akhlak, dan hubungan sosial.

Konsep kesehatan holistik yang disampaikan dr. Zaenal sejalan dengan pandangan World Health Organization bahwa kesehatan merupakan keadaan sejahtera secara fisik, mental, dan sosial, bukan sekadar terbebas dari penyakit. Pendekatan ini juga didukung berbagai penelitian kedokteran modern yang menunjukkan bahwa aktivitas fisik, pengelolaan stres, kualitas tidur, serta kesehatan spiritual berkontribusi besar terhadap peningkatan kualitas hidup dan pencegahan penyakit tidak menular.

 

Arief Hartanto KIM Kertomandiri   Kesehatan